Kiat Penyuluh Pertanian di Era VUCA
udin abay | Sabtu, 26 November 2022 , 22:49:00 WIB
Swadayaonline.xom - Berawal dari situasi dunia bisnis yang bergejolak dengan penuh ketidaktahuan, persaingan yang kompleks, dan kompetitor yang tidak jelas. Sehingga muncul istilah VUCA, istilah ini muncul dalam teori kepemimpinan Warren Bennis dan Burt Nanus pada 1987, dua orang pakar ilmu bisnis dan kepemimpinan dari Amerika.
Kemudian digunakan dalam pelatihan kepemimpinan militer di US Army War College. Tujuannya untuk menggambarkan situasi politik-keamanan yang berubah cepat di era 1990-an, dari keruntuhan Soviet hingga Perang Teluk. Jadi istilah ini awalnya diciptakan oleh militer Amerika untuk menggambarkan situasi geo-politik saat itu. Istilah sebenarnya pinjaman dari dunia militer Amerika untuk menggambarkan kondisi setelah perang dingin. Dari sini, konsep VUCA kemudian diadaptasi dalam dunia inovasi bisnis di banyak sektor industri sebagai panduan sikap kepemimpinan dan perencanaan strategi.
VUCA merupakan akronim dari volatility, uncertainty, complexity, dan ambiguity. Istilah tersebut merupakan kombinasi alami dari situasi dan kondisi yang buruk. Tapi apa sebenarnya pengertian VUCA, dan apa kaitannya dalam dunia Penyuluhan Pertanian?
Sikap waspada yang tersaji dalam VUCA memunculkan ide yang berguna untuk mengelola resiko. Dengan memahami pengertian VUCA, segala bentuk potensi ancaman yang terkait kegiatan penyuluhan bisa diantisipasi, selain juga mampu membuat rencana aktifitas sesuai rencana kerja.
Peran penyuluh pertanian sebagai fasilitator, motivator dan sebagai penggerak usaha pertanian merupakan titik sentral penyuluhan pertanian. Proses penyelenggaraan penyuluhan dapat berjalan dengan baik dan benar apabila didukung oleh : 1). Tenaga penyuluh yang profesional 2), Kelembagaan penyuluh yang handal, 3). Materi penyuluhan yang sesuai dengan perkembangan teknologi informasi, 4).Sistim penyelenggaraan penyuluhan yang benar dan 5).Metode penyuluhan yang tepat serta 6).Manajemen penyuluhan yang polivalen.
Hadapi Volatility dengan Vision
Terima setiap perubahan sebagai bagian dari lingkungan kerja yang konstan dan tidak dapat diprediksi, jangan melawannya. Buat pernyataan yang kuat dan menarik tentang tujuan dan nilai tim, dan kembangkan visi bersama yang jelas tentang masa depan. Pastikan menetapkan tujuan fleksibel yang dapat dirubah bila perlu, ini membantu menavigasi situasi yang tidak menentu dan asing.
Atasi Uncertainty dengan Understanding
Berhenti sejenak untuk mendengarkan dan melihat sekeliling. Hal ini membantu memahami dan mengembangkan cara berpikir dan bertindak baru sebagai reaksi terhadap ancaman ketidakpastian.
Supaya tidak ketinggalan, prioritaskan tupoksi, analisis dan interpretasi bisnis petani binaan, dan competitive intelligence (CI). Tetap memperbaharui informasi dengan berita industri, serta dengarkan pelanggan dan mitra kerja untuk mencari tahu apa yang mereka inginkan.
Tinjau dan evaluasi kinerja kelompok selaku team work, pertimbangkan dengan baik langkah yang akan dilakukan. Lakukan simulasi dan eksperimen dengan situasi, sehingga melatih untuk bereaksi terhadap ancaman serupa di masa depan.
Pecahkan Complexity dengan Clarity
Berkomunikasi secara jelas dengan tim Anda. Karena dalam situasi yang kompleks, komunikasi yang jelas dapat membantu mereka memahami arah tim dan organisasi.
Kembangkan tim dan dorong kolaborasi. Situasi VUCA seringkali terlalu rumit untuk ditangani oleh satu orang, oleh karena itu bangun tim yang dapat bekerja secara efektif dalam lingkungan yang bergerak cepat.
Lawan Ambiguity dengan Agility
Dorong fleksibilitas, kemampuan beradaptasi, dan ketangkasan. Buat rencana ke depan, tetapi persiapkan juga rencana cadangan untuk perubahannya. Pekerjakan dan promosikan orang-orang yang berhasil di lingkungan kelompok tani, mereka umumnya kolaboratif dan memiliki keterampilan berpikir yang kompleks. Dorong petani binaan untuk berpikir dan bekerja di luar area fungsional mereka. dan tingkatkan kemampuan tim.
Hindari memimpin dengan mendikte atau mengendalikan anggotanya, namun kembangkan lingkungan kolaboratif dan konsensus. Mendorong adanya debat yang sehat, perbedaan pendapat, dan partisipasi dari semua orang. Kembangkan “budaya ide”, sebagai budaya yang aktif dan dapat mengubah tim dan organisasi menjadi lebih kreatif dan gesit.
Beri penghargaan bagi anggota kelompok yang menunjukkan Vision, Understanding, clarity, Agility. Buat situasi yang menjadikan setiap orang dapat melihat perilaku seperti apa yang akan mendapat penghargaan.
Pengaruh VUCA bagi petani binaan (Poktan Gapoktan)
Mau tak mau kita harus menghadapi dunia yang lebih maju, lebih cepat, informasi yang semakin sulit disaring, dan persaingan yang semakin terbuka. Tentunya hal ini juga akan mempengaruhi bagaimana petani binaan yang tergabung dalam Poktan di era VUCA ini, diperlukan beradaptasi.
Berikut beberapa tips untuk mempersiapkan penyuluh dan petani dalam menghadapi era VUCA :
· Keterampilan dasar dalam menghadapi teknologi.
· Asupan nutrisi untuk mengimbangi pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
· Mengarahkan untuk belajar memecahkan permasalahan sendiri dan tidak mudah menyerah.
· Memperkenalkan situasi-situasi sulit yang sebenarnya terjadi.
· Mengajak petani untuk selalu mencoba hal baru atau pengalaman baru sehingga mampu beradaptasi.
· Bersikap terbuka pada petani binaan. ASPK/YNI
