Apresiasi Kemajuan Pembangunan Pertanian, Kementan Berikan Penghargaan Kepada Penggiat Pertanian

udin abay | Rabu, 14 Desember 2022 , 16:51:00 WIB

Swadayaonline.com - Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPPSDMP), Kementerian Pertanian (Kementan) terus menggenjot program-program untuk para petani demi meningkatkan SDM pertanian yang profesional, berdaya saing, berjiwa enterpreneur tani, dan mandiri, sekaligus dapat meresonansi program kepada petani lainnya. 

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menegaskan pertanian saat ini dijadikan sebagai penyangga masa depan Indonesia yang sangat penting. Diperlukan rangsangan dan stimulus bagi seluruh SDM pertanian, khususnya petani dan penyuluh demi meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia. "Kementan akan terus memfasilitasi peningkatan SDM pertanian, dan hanya SDM dengan kualitas mumpuni yang dapat membangun pertanian lebih maju dan berkembang menjadi andalan," tegas Syahrul. 

Sebagai bentuk penghargaan kepada para insan pertanian, BPPPSDMP Kementan menyelenggarakan Harmonisasi dan Apresiasi SDM Pertanian 2022 pada tanggal 15 Desember di Bogor. "Pada acara tersebut Kementan akan memberikan penghargaan kepada insan pertanian yang dinilai berprestasi. Seperti petani milenial, penyuluh pertanian, pengelola Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S)," ujar Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi saat sosialisasi kegiatan di Ruang Diorama, Kementan, Jakarta. (14/12/22).

Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi menjelaskan, hingga saat ini total petani milenial di seluruh Indonesia berjumlah 221.721 orang, dari jumlah penumbuhan petani millenial tersebut, tercatat
38.799 orang telah mengakses KUR dengan jumlah akad senilai Rp. 
2.232.671.088.318,. "Ini bukti bahwa sektor pertanian menjadi sektor yang menarik dan menjanjikan bagi 
generasi millenial. Jadi petani bisa unyung asal bisa mengolah, tidak hanya on farm saja," jelas Dedi. 

BPPSDMP, Kementan sendiri telah melaksanaan banyak kegiatan, untuk mendukung pertanian di Indonesia, tentunya tidak lepas dari dukungan seluruh stakeholder. Mulai dari pelaksanaan pendidikan serta pelatihan 
vokasi, Kostratani, Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP), Petani Millenial Akses Kur (TANIAKUR), Pendampingan Petani dan Penyuluh 
mendukung program Kementan, serta upaya mitigasi dan antisipasi menghadapi krisis pangan global. NS