Monitoring Ketersediaan Pangan Pokok di Kabupaten Lebak Aman dan Stabil
udin abay | Kamis, 29 Desember 2022 , 15:22:00 WIB
Swadayaonline.com - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta seluruh jajarannya di Kementerian Pertanian (Kementan) jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2023, untuk terjun ke lapangan memantau dan mengawal ketersediaan 12 komoditas pangan strategis.
Mentan SYL meminta kepada seluruh pejabat Kementan untuk turun langsung ke pasar dan bicara di pasar untuk memantau harga pangan agar masyarakat akan tenang karena pemerintah hadir dan itu hasil kerja keras kita semua.
"Tugas Kementan menjaga ketersediaan pangan, Presiden juga minta kepada semua Menteri dan semua pihak yang terkait dengan pertanian untuk mempersiapkan ketersediaan pangan kita di Natal dan Tahun Baru," tegas SYL.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) Dedi Nursyamsi langsung mengerahkan jajaran termasuk penyuluh pertanian memantau harga dan stok pangan di pasar.
“Bahan pangan sangat dibutuhkan menjelang Nataru, karena itu kita meminta agar seluruh jajarannya baik di pusat dan daerah bekerja efektif dan maksimal untuk memastikan bahan pangan khususnya 12 komoditas pangan strategis tersedia di masyarakat,” ucap Dedi.
Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan sebagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) dibawah Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian berkoordinasi dan bekerjasama dengan Dinas Pertanian Kabupaten Lekak Provinsi Banten, melaksanakan monitoring dan pengawalan 12 bahan pangan pokok.
Melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lebak, melakukan monitoring dan sidak ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Rangkasbitung Lebak pada Rabu, 28/12/2022.
Menurut Sekretaris Daerah, Budi Santoso, “secara umum terpantau aman dan stabil, adapun kenaikan bahan pokok juga tidak signifikan yaitu dibawah 1% dan maksimal 3%.”
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Lebak, Rahmat, juga turut mendampingi beserta sejumlah kepala OPD Kabupaten Lebak yang tergabung dalam Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lebak diantaranya Asda 2, Kepala Bapelitbangda, Kepala Disperindag, Kepala Disnakeswan, Kepala Dishub, Kepala Diskominfo, dan Kepala Disketapang.
Sementara Pimpinan Cabang Sub Divre Lebak, Umar Said, mengungkapkan bahwa saat ini ketersediaan beras Bulog mencapai 950 ton yang diprediksikan mampu memenuhi kebutuhan sampai tiga bulan kedepan. YNI
