Kementan Tak Pernah Henti Tularkan Semangat Agribisnis Pertanian kepada Generasi Z
udin abay | Jum'at, 13 Januari 2023 , 14:52:00 WIB
Sebagai upaya melaksanakan Undang-undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menetapkan Standar Pelayanan Publik (SPP). Kegiatan kunjungan dari berbagai stakeholder BBPP Lembang baik itu petani, penyuluh pertanian, petugas, siswa dan mahasiswa, calon purnabhakti, dan lainnya, merupakan salah satu implementasi dari SPP BBPP Lembang.
Swadayaonline.com - Di beberapa kesempatan, Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, menekankan pentingnya pengembangan SDM pertanian untuk optimalisasi pembangunan sektor pertanian. “Bicara pertanian adalah bicara sumber daya yang paling pasti, sebab semua potensinya sudah terbuka lebar dan sangat menjanjikan,” tutur SYL.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, menyampaikan untuk menjawab tantangan yang ada saat ini, BPPSDMP akan terus berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas SDM pertanian. “Tiga pilar yang akan terus kami genjot adalah bidang pelatihan, penyuluhan dan pendidikan. Bidang penyuluhan akan dibangun terus Kostratani untuk pemberdayaan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP). Di bidang pelatihan akan melakukan pelatihan vokasi untuk aparatur dan non aparatur, P4S dan petani milenial. Bidang pendidikan, akan melakukan pendidikan vokasi untuk menciptakan SDM yang qualified job seeker dan job creator, reformasi birokrasi dan penerapan nilai-nilai ASN BerAKHLAK,” kata Dedi.
Kamis (13/01/2023), tampak cerah langit di atas Kantor Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang. Tepat pukul 08.00 WIB, bis yang membawa rombongan sebanyak 141 orang peserta didik kelas XI SMK Negeri 1 Cikalongkulon Kabupaten Cianjur tiba di kampus BBPP Lembang dengan didampingi para guru. Dengan semangat, rombongan menuju Aula Catur Gatra dan diterima secara resmi oleh BBPP Lembang.
Koordinator Program dan Evaluasi, Taufik Lukman, didampingi Sub Kordinator Program dan Kerjasama, Achmad Handyoko, menerima rombongan. Taufik menjelaskan tentang tugas pokok dan fungsi BBPP Lembang, fasilitas pelatihan dan pendukung lainnya yang mendukung tupoksi BBPP Lembang. “Salah satu tugas Kementerian Pertanian adalah mencetak wirausahawan muda pertanian. Saat ini tren pertanian adalah penerapan smart farming sehingga diharapkan dengan penerapan teknologi akan menarik minat generasi muda untuk terjun ke pertanian,” jelasnya.
Rombongan langsung bergerak ke Inkubator Usahatani (IUT) BBPP Lembang. Dibagi menjadi 5 kelompok, secara bergiliran mereka melihat sarana prasarana IUT BBPP Lembang, salah satunya Laboratorium Kultur Jaringan. Yuli, petugas sarana dan prasarana menjelaskan tentang teknologi perbanyakan tanaman melalui kultur jaringan. “Perbedaan perbanyakan tanaman secara konvensional dan kultur jaringan adalah, kalau konvensional dari 1 menjadi 1, kalau dengan kultur jaringan dari 1 sel menjadi jutaan tanaman,” katanya.
Di screen house perbanyakan benih kentang G0, petugas screen, Beben, menjelaskan secara rinci tentang pertanian hidroponik sistem aeroponik dan tentang perbanyakan benih kentang G0 yang dimulai dari kultur jaringan, aklimatisasi hingga budidayanya secara aeroponik.
Di screen tanaman tomat beef sistem irigasi tetes, petugas screen, Miko, menjelaskan pemeliharaan tomat beef, panen dan pasca panen serta proses pemasarannya. Beralih ke screen tanaman anggur, petugas screen, Iman, menjelaskan proses budidaya anggur 20 varietas yang ada di dalam screen mulai dari teknik grafting, pruning hingga waktu panen.
Terakhir, di zona kandang sapi, petugas sarana prasarana, Yusup dan Yayat, secara bergantian menjelaskan proses pembuatan pupuk kompos yang dilakukan dan aplikasinya pada tanaman. Ini menjadi bagian dari integrated farming.
Siti Nurhanifah, salah satu peserta menyampaikan perasaan senangnya bisa berkunjung di BBPP Lembang. “Menyenangkan sekali belajar pertanian di BBPP Lembang. Banyak ilmu yang bermanfaat, semoga bisa kami aplikasikan dan kembangkan di sekolah. Terimakasih BBPP Lembang, pelayanannya sangat baik, bapak ibu pegawai melayani dengan ramah,”ujarnya.
Lia Gemiliani, Ketua Program Keahlian Agribisnis Tanaman, SMK Negeri I Cikalongkulon Kabupaten Cianjur, menyampaikan, “Banyak sekali yang bisa kami adopsi setelah berkeliling di BBPP Lembang. Kami banyak belajar tentang budidaya tanaman dengan teknologi hidroponik sistem aeroponik dan irigasi tetes, kultur jaringan, budidaya anggur dan pembuatan pupuk kompos,” katanya. Lia juga menyampaikan harapannya, “dari kunjungan industri ini kami juga berharap anak-anak bisa terbuka wawasannya bahwa pertanian saat ini.”
Lia menyampaikan juga bahwa dari kerjasama dengan BBPP Lembang ini dapat meningkatkan kompetensi siswa melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan serta penyampaian inovasi terkini di bidang pertanian. “Satu kata untuk BBPP Lembang, keren!!!” ujarnya. CHE
