Pertama Kalinya, Kementan Akan Kukuhkan Profesor Penyuluhan
udin abay | Kamis, 16 Februari 2023 , 14:50:00 WIB
Swadayaonline.com - Untuk pertama kalinya, besok (Jum'at 17/2/2023) Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengukuhkan Guru Besar Penyuluhan Pertanian yang akan langsung dikukuhkan oleh Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo. Pengukuhan Profesor Penyuluhan tersebut digadang-gadang akan meningkatkan kualitas SDM pertanian, khususnya petani di Indonesia.
Dosen Politeknik Pengembangan Pertanian (Polbangtan) Bogor, Dr. Lukman Effendy, M.Si., rencananya akan dikukuhkan menjadi Profesor. Hal tersebut sesuai instruksi Mentan dalam rangka peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) pertanian yang harus terus dilakukan.
Mentan mengatakan, SDM di dunia pertanian harus didorong agar menjadi unggul, professional dan adaptif, dimana SDM menjadi kunci penting dalam pembangunan pertanian untuk menghadapi berbagai tantangan dan ancaman", ujarnya.
Menurutnya, peran penyuluh sangat penting dan vital dalam meningkatkan produktivitas petani. “Kualitas SDM pertanian harus selalu ditingkatkan, karena pertanian harus terus berinovasi dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi. Peran penyuluh dalam pembinaan kepada petani guna memastikan penerapan teknologi pertanian yang direkomendasikan, memfasilitasi penumbuhan dan pengembangan kelembagaan petani dan kelembagaan ekonomi petani.” tambahnya.
Pelaksanaan pengukuhan menjadi torehan prestasi pertama di awal tahun 2023 bagi Kementerian Pertanian, pasalnya pengukuhan tersebut baru pertama kali dilaksanakan sejak berdirinya Polbangtan yang terus bertekad melahirkan petani milenial yang profesional, mandiri, dan berjiwa entrepreneurship.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mengatakan bahwa pengukuhan Guru Besar ini mengukir sejarah baru bagi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendidikan Tinggi Vokasi Kementan.
"Sebab, sejak berdirinya lembaga pendidikan itu, ini kali pertamanya lahir Guru Besar Akademik dan menjadi satu satunya di Kementan. Peran Guru Besar menjadi sangat penting sebagai pelopor inovasi melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian." ucapnya pada Konferensi Pers di Kementan (16/2/2023)
Lukman Effendi yang pada acara tersebut menceritakan perjuangannya mendapatkan Anugerah Guru Besar setelah melengkapi dokumen dan jurnal.
“Saya mempersiapkan segalanya selama dua tahun lebih untuk melengkapi dokumen dan jurnal. Saya rasakan itu bukan waktu yang singkat tapi Alhamdulilah semua proses dapat dilalui. Langkah selanjutnya yang akan saya ambil ialah membagikan pengalaman dan ilmu kepada sejawat, mahasiswa, dan penyuluh khususnya.” paparnya.
Pada pengukuhannya nanti, Lukman Effendy akan menyampaikan orasi ilmiahnya dengan judul "Penyuluhan: Pendidikan bagi Petani untuk Ketahanan Pangan Berkelanjutan".
Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Idha Widi Arsanti yang hadir secara daring mengapresiasi pelaksanaan pengukuhan tersebut. Menurutnya, hal ini menjadi inspirasi dan semangat baru dalam meningkatkan inovasi dan prestasi. “Ini adalah momen sejarah di mana untuk pertama kali, ada Guru Besar yang dikukuhkan dari Pendidikan Vokasi yang lebih bersifat praktikal di lapangan ujar Santi. NS
