Kementan Pantau Stok 12 Komoditas Pangan Strategis di Serpong Jelang HBKN

udin abay | Jum'at, 24 Februari 2023 , 20:26:00 WIB

Swadayaonline.com - Jelang Puasa dan Hari Raya Idul Fitri, Tim Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok Kementerian Pertanian, melakukan pemantauan di Pasar Serpong, Tangerang Selatan, Jumat (24/2/23). Dalam kunjungannya, ketersediaan dan harga pangan pokok tiga pekan kedepan, terpantau stabil dan aman.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, pengawasan dan monitoring tersebut akan lebih maksimal dengan terbentuknya tim ini."Tim Pengawalan dan Monitoring mempunyai tugas melakukan pengawalan, koordinasi, dan monitoring terhadap kepastian ketersediaan dan harga bahan pokok, khususnya dalam menghadapi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)," ujarnya

Bahan pokok tersebut meliputi 12 komoditas seperti beras, jagung, kedelai, bawang merah, bawang putih, cabai merah keriting, cabai rawit merah, daging sapi, daging ayam ras, telur ayam ras, gula konsumsi, dan minyak goreng.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, berharap Tim Pengawalan dan Monitoring Ketersediaan dan Harga Bahan Pangan Pokok bisa bekerja maksimal."Bahan pokok sangat dibutuhkan selama Ramadan serta hari raya. Karena itu, kita minta tim bekerja efektif untuk memastikan bahan pokok tersedia di masyarakat," ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris BPPSDMP Kementan, Siti Munifah menceritakan, Mentan meminta pengecekan ketersediaan dan stabilisasi harga pangan pokok pada HBKN khususnya jelabg Puasa dan Idul Fitri ini. "Pemerintah bertanggungjawab untuk mengecek kebutuhan pangan pokok tersebut, yang ketersediaannya harus ada dan masyarakat tidak sulit mendapatkannya," ujarnya. 

Menurut Siti Munifah, dari pantauannya di Pasar Serpong, tidak ada perubahan harga yang signifikan. Seperti naik turunnya harga bawang putih hanya Rp. 1.200/kg. "Beras medium harganya masih bertahan, sedangkan untuk beras premium harganya kemungkinan akan turun mengingat sudah memasuki panen raya," tambahnya.

Siti Munifah mengatakan, pemantauan bahan pangan pokok akan terus dilakukan. "Bulan puasa tinggal 3 minggu lagi, satu minggu sebelum lebaran kita akan melakukan pemantauan kembali. Karena masalah harga biasanya langsung ditentukan oleh supplier, dan pedagang juga menentukan harga jualnya sendiri. Ini harus kita pantau terus, agar tidak ada yang memanfaatkan kenaikan harga yang sangat tinggi jelang Puasa dan Lebaran ini," ucap Siti Munifah. NS