Balai Besar Pelatihan Kementan Dongkrak Regenerasi Petani Indonesia

udin abay | Senin, 27 Februari 2023 , 13:12:00 WIB

Outing class merupakan salah satu program rutin yang dilakukan Madrasah Tsanawiyah Al Asiyah, Cibinong, Kabupaten Bogor. Pada Tahun Ajaran 2022/2023, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang menjadi lokasi kegiatan outing class bagi 190 siswa.

Swadayaonline.com – Sumber Daya Manusia (SDM) Pertanian menjadi aset penting bagi masa depan sektor pertanian. Oleh karenanya, Kementerian Pertanian melalui berbagai lini terus berupaya meningkatkan minat kepada generasi muda. Diharapkan peran serta generasi muda, khususnya milenial dan gen z yang lahir di era industri 4.0 ini dapat mendorong perubahan dalam sektor pertanian. Khususnya dengan dukungan kemajuan teknologi yang semakin pesat.

Kementerian Pertanian menerapkan berbagai strategi untuk meningkatkan minat generasi masa kini. Salah satunya adalah merubah stigma tentang pertanian yang tidak lagi sekadar budidaya tanaman di sawah, melainkan pengembangan bisnis dari hulu sampai hilir. 

Melalui Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Kementan berfokus pada regenerasi petani dengan kualitas yang unggul dan berdaya saing. 

"Sumber daya manusia (SDM) Pertanian menjadi otak gerakan untuk pertanian. Tahun 2021 menjadi pertarungan pertanian untuk mengenyangkan 270 juta orang," ujar Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo dalam suatu kesempatan. Mentan Syahrul menuturkan, kata maju, mandiri, dan modern itu merujuk pada perubahan SDM pertanian.

 "Kalau mau pertanian memenuhi kesejahteraan masyarakatnya, maka pertanian harus maju, mandiri dan modern dengan gunakan riset sains dan teknologi," imbuh dia.

Terpisah, Kepala BPPSDMP Dedi Nursyamsi menyambut baik arahan Mentan Syahrul Yasin Limpo tersebut. “Caranya dengan menciptakan champion sebanyak-banyaknya kemudian lakukan resonansi di lingkungan masing masing, sehingga tercipta 2,5 juta petani milenial," terang Dedi.

Sesuai arahan tersebut, Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Lembang turut andil khususnya dalam meingkatkan kualitas dan regenerasi SDM pertanian. Melalui enam Standar Pelayanan Publik (SPP), satu diantaranya merupakan kegiatan kunjungan.

Rabu (15/02/2023), 190 siswa Madrasah Tsanawiyah Al-Asiyah, Cibinong, Kabupaten Bogor, berkumpul di area packing house BBPP Lembang. Didampingi 15 orang guru, kedatangan rombongan disambut baik oleh Tim Manajemen BBPP Lembang yang diwakili oleh Koordinator Program dan Evaluasi, Taufik Lukman didampingi Sub Koordinator Program dan Kerja Sama, Achmad Handyoko.

Pada kesempatannya Taufik Lukman menyampaikan “ini merupakan salah satu langkah yang baik dengan memperkenalkan pertanian sejak dini”. 

Kepala MTs, R.A Fauzi, mengamini hal tersebut. Ia juga berharap setelah kunjungan kali ini para siswa dapat mendalami dan mencintai dunia pertanian.

Dipandu Tim Inkubatior Agribisnis (IA), siswa diajak menuju Laboratorium Pengolahan Hasil Pertanian. Saptoningsih, Widyaiswara Spesialisasi Pengolahan Hasil memandu para siswa untuk membuat es krim jagung. Materi disambut baik oleh para siswa yang antusias untuk membuat dan mencicipinya.

Setelah menikmati segarnya es krim jagung, rombongan berkeliling area IA. Di screen aeroponik dan hidroponik, siswa melihat cara penanaman yang dinilai unik.  

“Saya baru pertama kali melihat budidaya dengan cara ini, biasanya tanaman ditanam di dalam pot,” ungkap Nazwa Putri, salah satu peserta.

Ditambahkan M. Raditia, yang menilai BBPP Lembang memiliki koleksi tanaman yang lengkap dan pemandangan alam yang indah.
Mereka kemudian melihat komoditas buah dan sayur yang ditanam di area lahan konvensional. Screen tanaman hias menjadi lokasi penutup kunjungan siswa di hari itu. (DRY/YKO