Tingkatkan Produksi Usaha Pertanian, Kementan Laksanakan Sosialisasi SL Genta Organik di Nganjuk

udin abay | Jum'at, 17 Maret 2023 , 15:29:00 WIB

Swadayaonline.com - Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) merupakan suatu gerakan pertanian pro organik yang meliputi pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah dan pestisida alami sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal. Gerakan ini mendorong petani untuk memproduksi pupuk organik/ pupuk hayati/ pembenah tanah/ pestisida alami secara mandiri

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) mengatakan bahwa salah satu cara untuk memperbaiki kesuburan tanah, dengan mengurangi penggunaan pupuk anorganik dan terus meningkatkan penggunaan pupuk organik yang diharapkan dapat meningkatkan kualitas hasil pertanian.

"Gerakan ini tidak berarti meninggalkan penggunaan pupuk anorganik sepenuhnya, melainkan boleh menggunakan pupuk kimia dengan ketentuan tidak berlebihan atau menggunakan konsep pemupukan berimbang," tutur SYL.

Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi mengatakan, pihaknya akan membangun 1.020 titik demplot pembuatan pupuk organik, pupuk hayati, pembenah tanah, dan pestisida alami.

"Ini akan menjadi tempat pembelajaran petani dalam mengembangkan sistem produksi pertanian yang mengandalkan bahan-bahan alami, sehingga dapat mengimplementasikan dan menerapkannya secara mandiri di lahan usaha taninya," Ujar Dedi.

Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) BPPSDMP Kementan ditetapkan menjadi pendamping kegiatan Pelatihan Tematik Bagi Kelompok Tani Sekolah Lapang (SL) Gerakan Tani Pro Organik di Kabupaten Nganjuk Jawa Timur. 

Dalam rangka menginformasikan secara lengkap kegiatan penyelenggaraan SL tematik pertanian organik kepada calon peserta, maka pada hari Kamis (16/03/23) dilaksanakan kegiatan Sosialisasi SL Genta Organik di BPP Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.
Kegiatan sosialisasi dihadiri oleh 130 peserta yang berasal dari BBPP Batu, Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk, Penyuluh Pertanian BPP serta petani calon peserta dan lokasi percontohan penerapan SL Genta Organik. 

Kepala BBPP Batu, Sabir mengharapkan dengan adanya SL Genta Organik nanti, para petani dapat mengurangi penggunaan pupuk kimia pada usaha pertaniannya, dimana hal ini sebagai solusi atas kelangkaan serta harga pupuk kimia yang mahal dan juga dengan penggunaan pupuk organik dapat memperbaiki kualitas dan kesuburan tanah.

Berdasarkan sosialisasi SL Genta Organik Kabupaten Nganjuk, kegiatan SL di Kabupaten Nganjuk akan digelar di BPP Tanjunganom dengan diikuti sebanyak 100 orang peserta dari 10 kelompok tani yaitu kelompok Karya Tani Makmur, Marsudi Mulyo I, Sanjaya Jaya, Sido Mukti, Tani Makmur, Anugrah II, Nugroho I, Tani Mulyo I, Tani Mulyo II dan Purwowidodo. (DWI/BBPP BATU)