Perkuat Program Stunting dan Jaga Harga di Peternak, Pemerintah Salur Bantuan Telur dan Daging Ayam
udin abay | Sabtu, 15 April 2023 , 22:31:00 WIB
Swadayaonline.com - Pemerintah kembali menyalurkan bantuan pangan bagi masyarakat, kali ini berupa bantuan telur dan daging ayam yang ditujukan kepada masyarakat berisiko stunting. Kepala Badan Pangan Nasional/National Food Agency (NFA) Arief Prasetyo Adi dalam penyaluran perdana bantuan tersebut di Kantor Pos Bekasi, Sabtu (15/04/2023), mengatakan, bantuan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Joko Widodo dalam rangka menjaga daya beli masyarakat sekaligus menyerap produksi peternak.
“Hari ini sesuai dengan perintah pak presiden untuk medistribusikan beberapa pangan strategis , yang pertama beras untuk 21,35jt nasional per bulan ada 3 kali penyaluran, kita sudah mulai kick off untuk mendistribusikan 78rb paket isi nya ayam 1kg, telur pack dengan 10 bis untuk bisa didistribusikan kepada 1,4jt KRS (Keluarga Resiko Stunting)” ujar Arief
Untuk tahap pertama ini, penyaluran di Provinsi Jawa Tengah akan dilakukan kepada sekitar 68 ribu KRS yang berada di Kabupaten Kebumen, Banyumas, dan Banjarnegara. Sedangkan di Provinsi Jawa Timur akan disalurkan kepada sekitar 6 ribu KRS yang berlokasi di Mojokerto, di Provinsi Banten akan disalurkan kepada sekitar 2 ribu KRS yang berlokasi di Kota Tangerang Selatan, dan di Provinsi Jawa Barat akan disalurkan kepada sekitar 2 ribu KRS yang berlokasi di Cirebon, Bekasi, dan Bogor.
"Kita mulai distribusikan hari ini mengingat momentum lebaran sebentar lagi tiba dan masyarakat tentunya sangat membutuhkan bantuan tersebut. Bantuan ini diharapkan dapat menekan lonjakan inflasi di tengah naiknya permintaan bahan pangan menjelang lebaran," tambahnya.
Arief juga mengatakan bahwa bantuan pangan berupa telur dan daging ayam ini merupakan upaya menurunkan kerawanan pangan dan gizi akibat kurangnya asupan protein bagi masyarakat khususnya masyarakat berpendapatan rendah. Selain itu, telur juga diketahui sangat baik bagi pertumbuhan dan mencegah terjadinya stunting pada anak.
“Pengadaan nya melalui peternak boiler yang kecil-kecil yang kita bisa bantu di off take BUMN dengan harga yang baik. Jadi nanti sodara-sodara peternak itu bisa mendapatkan keuntungan yang baik. nanti dari temen-temen kementrian keuangan membantu memberikan penjaminan kepada BUMN, ID Food, Bulog dengan off take diberikan dana murah. Dihilir nya bisa mengetaskan program-program pemerintah. Ini dibuat ekosistem nya membangun ekosistem ini tidak langsung sempurna.” Ungkapnya
"Tentunya kita berharap bahwa bantuan ini, baik beras, daging ayam, maupun telur sampai kepada masyarakat tepat waktu dan tepat sasaran sehingga masyarakat mendapat manfaat yang optimal dengan adanya bantuan tersebut." tegas Arief.
Kegiatan tersebut juga turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat Arifin Soedjayana, Perwakilan Satgas Pangan Iptu Edi Nugroho, Direktur Supply Chain Management dan Teknologi Informasi ID FOOD Bernadetta Raras, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bekasi, Camat Bekasi Timur, serta Direksi PT Berdikari member of ID Food. DN
