Kendalikan Inflasi, Bapanas Salurkan CBP

udin abay | Sabtu, 29 April 2023 , 21:26:00 WIB

Swadayaonline.com - Kabar baik bagi Indonesia, Kementerian Pertanian merilis hasil prognosis neraca pangan pada tahun ini. Dalam proyeksi tersebut, diprediksi bahwa pasokan pangan di Indonesia akan mencapai kecukupan, bahkan mengalami surplus pada beberapa jenis komoditas.

Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo SYL), menuturkan prediksi ini didasarkan pada beberapa faktor, antara lain peningkatan produksi pertanian, penggunaan teknologi modern, serta pemberdayaan petani lokal. Di samping itu, program-program pemerintah yang fokus pada peningkatan produksi pangan juga dinilai memberikan dampak yang signifikan dalam menjaga kestabilan pasokan pangan.

Namun demikian, perlu diingat bahwa prognosis ini hanyalah proyeksi dan masih membutuhkan dukungan dari semua pihak untuk tetap menjaga kestabilan pasokan pangan di Indonesia. Oleh karena itu, peran serta seluruh stakeholder, termasuk petani, pengusaha, dan konsumen sangatlah penting dalam menjaga ketersediaan pangan yang cukup dan harga yang stabil.

Pemerintah sendiri telah berupaya untuk menstabilkan harga pangan dengan berbagai kebijakan, seperti peningkatan produksi pertanian, pengendalian impor pangan, serta distribusi pangan melalui program pemerintah. 

Ketersediaan dan stabilisasi pangan masih menjadi perhatian utama Badan Pangan di Indonesia. Badan Pangan sendiri memiliki beberapa strategi untuk meningkatkan ketersediaan pangan dan menjaga stabilitas harga pangan di Indonesia. 

Pengendalian inflasi harga pangan jelang dan setelah Lebaran Idul Fitri 1 Syawal 1444 H sangat penting untuk memberi rasa aman bagi masyarakat Indonesia. Salah satunya dengan cara menyediakan cadangan beras. Terkait dengan hal ini, Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (Dihantarkan) Kota Probolinggo yang bekerjasama dengan Bulog Probolinggo dan PT Pos Indonesia Cabang Probolinggo mengadakan Pembagian Cadangan Beras Pemerintah (CBP) pada tanggal 8-12 April 2023 lalu di Kecamatan Wonoasih, Kecamatan Kanigaran, Kecamatan Mayangan, Kecamatan Kademangan dan Kecamatan Kedopok Kabupaten Probolinggo dengan total 203 Ton beras yang disalurkan secara langsung kepada  20.353 penerima manfaat.

Sementara itu Kepala BPPSDMP, Dedi Nursyamsi, mengatakan, “Ada sedikit fluktuasi harga terutama menjelang hari raya keagamaan seperti Idul Fitri ini, namun relatif terkendali karena fluktuasinya kurang dari 10%.” AM/RVN/YNI