Regenerasi Bidang Produksi Ternak Unggas, Kementan Gelar Pelatihan Supervisor Perunggasan
udin abay | Senin, 09 September 2024 , 10:27:00 WIB
Swadayaonline.com - Industri Bidang Produksi Ternak Unggas di Indonesia merupakan salah satu industri padat karya yang banyak menyerap tenaga kerja. Meskipun demikian, defisit ekspor impor produk ternak Indonesia masih belum mampu diimbangi dengan kemampuan produksi dalam negeri.
Dalam rangka mendukung peningkatan kompetensi SDM bidang produksi ternak unggas, Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Yogyakarta-Magelan bekerjasama dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu menyelenggarakan Pelatihan Supervisor Farm Unggas Pedaging mulai 4 s.d 10 September 2024.
Pelatihan dilaksanakan selama 7 hari diikuti oleh 31 orang mahasiswa Polbangtan YOMA semester VI Program Studi Teknologi Produksi Ternak. Sebagai generasi penerus sektor pertanian, mahasiswa dilatih untuk menjawab tuntutan kebutuhan industri bidang produksi ternak unggas yang menghendaki tenaga kerja yang profesional dan berstandar.
Regenerasi petani menjadi salah satu fokus perhatian oleh Kementerian Pertanian. Generasi milenial sebagai generasi penerus terus didorong untuk mengoptimalkan peluang wirausaha sektor pertanian.
Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman terus mengajak anak muda Indonesia untuk aktif terlibat pada sektor pertanian sebagai pilar keberlanjutan pangan nasional.
"Keterlibatan petani muda dalam pembangunan sektor pertanian Indonesia menjadi faktor keberlanjutan pangan nasional. Petani muda harus menjadi contoh bagi petani lainnya," kata Amran.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan pihaknya sigap menjawab tantangan regenerasi petani.
“Saat ini, petani-petani sudah semakin tua, sedangkan kebutuhan pangan tidak semakin sedikit. Itulah pentingnya mendorong regenerasi petani, yang tentunya akan menyokong ketahanan pangan,” sebut Santi.
Kepala BBPP Batu, Roby Darmawan, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi SDM dalam industri produksi unggas menjadi wujud dukungan penyediaan makan bergizi yang merupakan program pemerintah mendatang.
“Dalam mendukung program pemerintah mendatang dalam penyediaan makan bergizi, unggas bisa menjadi salah satu alternatif utama sebagai penyedia protein hewan, karena produksi dalam negeri sudah surplus. Peningkatan kompetensi SDM mahasiswa diharapkan bisa membekali generasi yang akan datang untuk terus meningkatan produktivitas produk dari unggas” ujar Roby.
Sementara itu Ketua Program Studi Teknologi Produksi Ternak Polbangtan YOMA, Nur Prabewi, mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen yang telah mendukung terselenggaranya pelatihan ini. Ia juga berharap pelatihan ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa maupun masyarakat.
“Kami berharap peserta pelatihan bisa memperhatikan dan mempelajari dengan seksama agar ilmu yang disampaikan dari narasumber, fasilitator ataupun instruktur di lapangan nanti bisa terserap dengan baik , evaluasinya bisa lancar dengan hasil yang memuaskan sehingga menjadi ilmu yang bermanfaat bagi kalian dan masyarakat” pungkas Nur.
Selama pelatihan mahasiswa Polbangtan YOMA akan di berikan materi dari Narasumber dan Widyaiswara BBPP Batu antara lain menerapkan manajemen perkandangan, melakukan penilaian ternak untuk produksi, menetapkan skala produksi, mengelola produksi ternak, melakukan biosecurity, menerapkan prosedur kesehatan dan keselamatan kerja serta menghitung hasil usaha produk unggas. BBPP BATU
