Sambut HATN & WED 2024, Edukasi Ayam dan Telur Demi Masa Depan yang Lebih Sehat
udin abay | Kamis, 03 Oktober 2024 , 14:47:00 WIB
Swadayaonline.com - Hari ayam dan telur nasional (HATN) ke – 14 dan World Egg Day (WED) 2024 yang mengangkat tema Chicken & Egg For Better Life yang acara puncaknya hari ini Minggu 13 Oktober 2024 di Area Car Free Day, Solo
Acara HATN pertama kali dicanangkan tahun 2011 pada saat acara Festival Ayam dan Telur oleh Menteri Pertanian Dr. Ir. Suswono, MA di Senayan Jakarta, tanggal 15 Oktober 2011. Sejak saat itu setiap tanggal 15 oktober diperingati sebagai Hari Ayam dan Telur Nasional. Hal tersebut juga disampaikan Ketua Panitia HATN Pusat, Ricky Bangsaratoe, saat konferensi pers di Jakarta, Kamis (10/10/2024). “Harus terus digaungkan edukasi gizi ini, karena tingkat kepedulian masyarakat kita terhadap konsumsi protein hewani masih rendah, bahkan itu terjadi di daerah sentra penghasil telur dan daging ayam,” ujar Ricky.
Sebelum acara puncak, telah digelar berbagai kegiatan seperti lomba memasak berbahan dasar telur untuk pelajar SMA dan SMK di Boyolali, talkshow edukasi ayam dan telur di RRI Solo, serta seminar gizi yang melibatkan Kementerian Pertanian, Bapanas, dan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS).
Dipilihnya Solo sebagai tuan rumah HATN 2024 disampaikan Ricky, karena Solo menjadi salah satu sentra penghasil telur, namun ironisnya masih terjadi kasus stunting yang salah satunya disebabkan akibat kurangnya mengonsumsi makanan bergizi.
Dalam konferensi pers tersebut ia juga menjelaskan bahwa masyarakat Indonesia itu banyak yang takut makan telur karena takut kolesterol, tapi tidak takut merokok yang jelas-jelas ada peringatan bahwa rokok itu berbahaya bagi kesehatan jantung, paru-paru, ibu hamil dan sebagainya.
“Orang indonesia itu konsumsi rokok 1300 batang pertahun sedangkan 1 batang rokok setara dengan 1 butir telur. Ini adalah kondisi yang memprihatinkan dan perlu kita ubah,” tegasnya.
Selain itu, ketakutan masyarakat lainnya soal daging ayam juga perlu diluruskan. Misalnya anggapan bahwa broiler cepat besar karena disuntik hormon. Hal ini menurut Ricky sama sekali tidak beralasan, karena harga hormon sekali suntik bisa mencapai $5 USD (sekitar Rp 60.000), padahal harga ayam di tingkat peternak hanya berkisar Rp 20.000/ekor. Pertumbuhan broiler yang cepat karena hasil persilangan puluhan tahun sesuai kaidah ilmu genetika.
Sementara Wakil Ketua Panitia HATN Pusat, Bambang Suharno, yang juga turut hadir dalam acara konferensi pers, mengatakan bahwa maraknya isu negatif soal telur dan daging ayam secara bertahap bisa diredam dengan beragam kegiatan di peringatan HATN yang mengarah pada edukasi di masyarakat.
Diharapkan pula kegiatan rutin tahunan ini yang sudah berjalan sejak 2013, juga ikut mendongkrak konsumsi telur dan daging ayam. “Saya sangat yakin dampak dari kegiatan-kegiatan HATN dan WED ini memberikan dampak yang positif sekali,” katanya.
Sementara itu World Egg Day (WED) dicanangkan di Wina Austria pada sebuah konferensi International Egg Commission (IEC) tahun 1996. IEC menetapkan bahwa Hari Telur Sedunia jatuh pada setiap minggu kedua bulan Oktober di Hari Jumat.
Setiap tahun tanggal peringatan WED berbeda-beda. Tahun ini World Egg Day jatuh hari Jumat 11 Oktober 2024.
Acara HATN telah diakui sebagai bagian dari World Egg Day oleh International Egg Commision sejak 2016. Liputan kegiatan HATN dimuat di website resminya www.internationalegg.com
Atas inisiatif Pinsar Indonesia (Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia) bekerjasama dengan pemerintah dan didukung didukung oleh asosiasi-asosiasi peternakan dan kesehatan hewan, mulai tahun 2013 lalu acara HATN dan Hari Telur Sedunia mulai dilakukan di berbagai provinsi yaitu :
- Denpasar-Bali tahun 2013.
- Makassar- Sulsel tahun 2014
- Palembang-Sumsel tahun 2015
- Banjarbaru-Kalsel tahun 2016
- Lombok- NTB tahun 2017
- Manado-Sulut tahun 2018
- Pekanbaru-Riau tahun 2019
- Samarinda-Kaltim tahun 2020
- Kupang-NTT tahun 2021
- Bukittinggi- Sumbar 2022
- Blitar- Jatim 2023
- Surakarta- Jateng 2024
Acara puncak akan dihadiri asosiasi perunggasan dari berbagai daerah, pejabat, tokoh masyarakat dan lain sebagainnya. DN
