Sinergi Kementan dan TNI AD Persiapkan Pelatihan Manajemen Pendampingan Pompanisasi
udin abay | Selasa, 08 Oktober 2024 , 14:55:00 WIB
Swadayaonline.com - Dalam rangka percepatan Swasembada Pangan Nasional, Kementerian Pertanian berkoordinasi dan berkolaborasi dengan TNI AD mempersiapkan Pelatihan Manajemen Pendampingan Pompanisasi di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (03/10/2024).
Pertemuan yang dilaksanaan bertepatan dengan Gladi Bersih HUT TNI ke-79 itu dihadiri oleh Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, KODAM Jaya, KODIM Kab. Tangerang, KODIM Kota Bekasi dan KODIM Kab. Bekasi.
Kepala Balai Besar Pelatihan Peternakan Batu, Roby Darmawan, menyatakan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk dukungan program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang sedang digencarkan oleh Kementerian Pertanian.
“Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan sebagai bentuk support dan kerja keras dalam rangkaian percepatan Perluasan Areal Tanam (PAT) untuk wilayah Kab. Tangerang, Kab. Bekasi dan Kota Bekasi”, ujar Roby.
Pelatihan Manajemen Pendampingan Pompanisasi ini merupakan salah satu program Kementerian Pertanian guna mendukung program Perluasan Areal Tanam (PAT). Nantinya kegiatan pelatihan ini akan diikuti oleh Tim Gugus Tugas/Pendamping Lapangan dari berbagai wilayah. BBPP Batu, sebagai UPT Pelatihan Kementan, bertugas melaksanakan pelatihan ini untuk wilayah Kab. Tangerang, Kab. Bekasi serta Kota Bekasi.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, menekankan bahwa program PAT bertujuan untuk peningkatan produksi di tengah ancaman krisis pangan dan harus diantisipasi dengan cepat.
"Seluruh insan pertanian harus bergerak dengan cepat, agar krisis pangan dapat dicegah secepat mungkin," ujar Amran.
Mentan juga berterima kasih kepada para petani dan penyuluh seluruh Indonesia yang terus berjuang memenuhi kebutuhan dalam negeri hingga melewati masa sulit krisis multidimensi.
"Terima kasih kepada Saudaraku petani dan penyuluh Indonesia. Mari galakkan tanam agar swasembada segera tercapai," imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, mengatakan, dalam mencapai swasembada, upaya PAT dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pangan kedepan agar semakin meningkat.
"Saat ini produksi pangan berkurang, maka untuk memenuhi kebutuhan pangan yang tersedia sehingga program PAT harus difokuskan. Mari para penyuluh, petani, dan insan pertanian lainnya, bekerja sama menyukseskan program ini,” ujar Santi. HD/BBPP BATU
