Pastikan Kualitas Daging ASUH, Kementan bersama DKPP Kota Madiun Laksanakan Sertifikasi Juleha
udin abay | Kamis, 21 November 2024 , 13:44:00 WIB
Swadayaonline.com - Dalam upaya meningkatkan kualitas produk daging halal dan memenuhi kebutuhan masyarakat, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bekerja sama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Madiun kembali menggelar sertifikasi kompetensi Juru Sembelih Halal (Juleha). Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 20 hingga 22 November 2024 ini melibatkan 32 peserta dari Kota Madiun.
Sertifikasi ini merupakan tindak lanjut dari pelatihan Juleha yang telah diselenggarakan pada pekan sebelumnya. Kegiatan sertifikasi dilaksanakan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Gadang Kota Malang.
Sertifikasi ini bertujuan untuk memastikan bahwa proses penyembelihan hewan dilakukan sesuai dengan syariat Islam dan standar keamanan pangan. Dengan demikian, konsumen dapat lebih yakin akan kehalalan dan kualitas daging yang mereka konsumsi.
Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengungkapkan sertifikasi kompetensi bagi insan pertanian ini sangat penting karena menjadi salah satu cara meningkatkan kualitas dan profesionalitas SDM pertanian Indonesia di lapangan khususnya para penjamin kehalalan produk asal hewan.
Sementara itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengungkapakan SDM memegang peran yang sangat penting dalam perkembangan pertanian.
“Salah satu upaya meningkatkan kualitas SDM kita maka perlu dilakukan Sertifikasi Kompetensi,” ujar Santi.
Kepala Bidang Pertanian, Wahyu Niken Febrianti, mengungkapkan harapannya agar para peserta tidak hanya memperoleh ilmu dari pelatihan, tetapi juga telah mengantongi sertifikasi.
"Kami berharap para Juleha ini dapat menjadi agen perubahan dan berkontribusi dalam pengembangan industri halal di Kota Madiun," ujarnya.
Sementara itu Kepala BBPP Batu yang diwakili oleh Ketua Kelompok Penyelenggaraan Pelatihan, Dodik Supratpo mengatakan “Sertifikasi kompetensi di TUK BBPP Batu harus dipastikan benar-benar menguji kemampuan peserta secara komprehensif, mulai dari ibadah wajib, keahlian dasar, teknik penyembelihan hingga pemeriksaan pasca penyembelihan. Proses sertifikasi ini wajib mengacu pada SKKNI yang mencakup 13 unit kompetensi untuk menjamin kualitas lulusannya,” jelasnya
Hardi, Widyaiswara BBPP Batu sekaligus assesor menambahkan "Para Juleha Kota Madiun yang telah dinyatakan kompeten oleh asesor diharapkan terus meningkatkan kualitas dirinya, baik pengetahuan, keterampilan, maupun sikap profesionalisme. Hal ini penting untuk membuktikan bahwa sertifikasi yang diperoleh benar-benar mencerminkan kompetensi yang mumpuni dan diakui masyarakat,” ujarnya.
Dengan adanya Juleha yang kompeten, diharapkan Kota Madiun dapat semakin dikenal sebagai kota yang menjunjung tinggi nilai-nilai kehalalan dan memiliki produk daging yang berkualitas. Melalui sertifikasi ini, diharapkan semakin banyak masyarakat yang mendapatkan manfaat dari produk daging halal yang aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH). HARDI/SAI/BBPP BATU
