LSP Pertanian, Kementan Sertifikasi Petugas Inseminator Provinsi Riau
udin abay | Rabu, 26 Juni 2019 , 17:47:00 WIBSwadayaonline.com - Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pertanian Kementerian Pertanian dan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu bekerjasama dengan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, melaksanakan kegiatan Refresher dan Uji Kompetensi Petugas Inseminator Buatan (IB) se Provinsi Riau untuk 30 orang petugas IB.
Acara pembukaan kegiatan yang dilaksanakan di Hotel Dafam, Pekanbaru, Riau pada hari Rabu, (26/06/2019) dihadiri oleh Kepala Pusat Pelatihan Pertanian yang juga Ketua LSP Pertanian Kementerian Pertanian, Kepala BBPP Batu, Kepala Dinas Pertanian, Asesor Uji Kompetensi IB serta pejabat dari pusat dan Disnak Keswan Provinsi Riau.
Dalam sambutan dan arahannya, Ketua LSP Pertanian Bustanul Arifin Caya menyampaikan bahwa penyediaan SDM peternakan di lapangan saat ini masih terbatas. Sampai dengan saat ini jumlah petugas dibidang peternakan dirasakan masih kurang, apalagi kalo kita lihat dari kebutuhan di lapangan, tentunya masih ada kekurangan, khususnya untuk petugas Inseminator, PKB dan ATR. “Untuk memenuhi kekurangan petugas, dibutuhkan upaya untuk menambah jumlah petugas, dan tentunya menambah pengetahuan mereka melalui berbagai bimbingan teknis dan pelatihan bagi petugas inseminator,” kata Bustanul.
“Dalam mendukung Program UPSUS SIWAB, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian melalui Pusat Pelatihan Pertanian mendapat tugas untuk meningkatkan kompetensi profesi tenaga kerja yang bergerak di bidang peternakan. Peningkatan kompetensi dilaksanakan melalui pendidikan dan pelatihan peternakan, juga dengan pelaksanaan sertifikasi atau uji kompetensi profesi pertanian,’ ujar Bustanul.
Sertifikasi kompetensi merupakan proses pemberian sertifikat kompetensi yang dilakukan secara sistematis dan obyektif melalui uji kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI), yang bertujuan untuk menentukan kelayakan kompetensi sumber daya manusia pertanian dan memberikan pengakuan terhadap profesinya,’ lanjut Bustanul.
Lebih lanjut Bustanul mengatakan untuk melaksanakan peningkatan kompetensi profesi tenaga ahli Inseminasi Buatan (Inseminator), Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian telah menetapkan tiga Unit Pelaksana Teknis (UPT) Lingkup Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian sebagai penanggung jawab tempat pelatihan dan tempat pelaksanaan uji kompetensi.
Ke tiga UPT tersebut adalah Balai Besar Pelatihan Kesehatan Hewan (BBPKH) Cinagara, Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu dan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Kupang. “Sampai dengan tahun 2019 Pusat Pelatihan Pertanian selaku LSP Pertanian Kementerian Pertanian telah melakukan uji kompetensi kepada petugas Inseminator sebanyak 2.059 orang diseluruh Indonesia. Untuk itu kami mengapresiasi kegiatan Refreseher dan Uji Kompetensi bagi Petugas IB yang dilaksanakan oleh Disnakkeswan Provinsi Riau ini,” sambung Bustanul.
Di tempat yang sama, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau, Elly Suryani menyampaikan bahwa kegiatan Refresher dan Uji Kompetensi bagi Petugas IB ini merupakan kerjasama dari Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Riau dengan Balai Besar Pelatihan Peternakan (BBPP) Batu yang diikuti sebanyak 30 orang petugas Inseminator. Kerjasama dengan BBPP Batu ini sudah berlangsung sejak tahun tahun 2017 dan telah melahirkan 74 orang petugas IB tersertifikasi di Provinsi Riau.
Selanjutnya Elly mengatakan bahwa saat ini jumlah populasi ternak sapi potong di provinsi Riau sebanyak 250.000 ekor, dan jumlah betina produktif sebanyak 121.592 ekor. Populasi ternak sapi potong tersebut didukung oleh jumlah petugas Inseminasi Buatan (IB) sebanyak 173 orang, terdiri dari 35 orang Aparatur dan 138 orang Non Aparatur. Sedangkan petugas Pemeriksa Kebuntingan (PKB) sebanyak 164 orang, terdiri dari 33 orang Aparatur, dan 131 orang Non Aparatur. Elly berharap dengan adanya penambahan petugas IB yang kompeten, maka Program Upaya Khusus Satu Indukan Wajib Bunting {Upsus Siwab) dapat memenuhi target dan berjalan dengan baik. SY/OKY
