P4S Joglo Nganjuk Jajaki Ekspor Light Trap ke Afrika

udin abay | Kamis, 05 September 2019 , 12:23:00 WIB

Swadayaonline.com - P4s joglo Nganjuk yang beralamatkan di desa gandu kec. bagor kab nganjuk telah berupaya menjajaki pasar expor atas produknya "light trap insect" yang di siyalir mampu membantu masalah penyelesaian hama yang tidak meninggalkan residu atas lingkungan dan tanah pertanian.

Mentan RI Amran sulaiman telah mengapresiasi light trap insect utk dikembangkan di seluruh indonesia,  yang saat ini telah dijajaki pasar exportnya ke Afrika dan Malaysia oleh ketua P4S Susanto. Light trap insect adalah sebuah lampu dimana di desain dengan tenaga surya, lampu tersebut saat malam menyala utk menarik hama pada malam hari, dan pada saat matahari terbit cel surya akan bekerja mengisi batry yang secara otomatis utk mengisi power yang disimpan didalam batry. Hama akan terjebak pada bak perangkap yg sdh di beri air dan diterjen dgn prosentasi kecil. 

Susanto berujar Afrika dan Malaysia sebagai negara tujuan karena negara tersebut mempunyai iklim yang sama seperti Indonesia . 
Penjajakan ini dalam rangka menyebarluaskan pasar light trap isect di kancah internasional .

Kepala Pusat Pelatihan Pertanian Ir. Bustanul Arifin Caya M.D.M mengapresiasi keberhasilan atas kreativitas yang dilakukan Susanto sebagai petani milenial yang mampu menginspirasi petani lainnya. Disampaikan pula bahwa Pusat Pelatihan Pertanian memiliki program strategis untuk meningkatkan pemberdayaan dan kapasitas P4S yang merupakan ujung tombak dan perpanjangan tangan dalam pelatihan  pertanian di tingkat petani. Peranan P4S sangat strategis dalam mengakselerasi pengembangan konpetensi SDM pertanian ditingkat lapang. Salah satu bentuk apresiasi yang diberikan ke petani dan P4S,  mengikutsertakan magang atau pelatihan di perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan kompetensi mereka. SY/OCE