Litbang Pertanian Gelar Taman Teknologi Pertanian Sedong

Swadayaonline - Pembuatan Taman  Science Pertanian (TSP) dan Taman Teknologi Pertanian (TTP) di seluruh Indonesia, merupakan salah satu mandat yang di emban Badan Litbang Pertanian. TTS merupakan wahana untuk mengkaji dan menerapkan inovasi pertanian yang dihasilkan oleh Balai Penelitian Nasional sekaligus show window dan tempat peningkatan kapasitas pelaku pembangunan pertanian termasuk penyuluh dan petani. Dengan demikian TSP lebih bersifat close system yang dikelola oleh instansi terkait, sedangkan Taman Teknologi Pertanian (TTP) adalah sebuah kawasan yang merupakan wahana implementasi inovasi aplikatif spesifik lokasi yang matang dari hulu ke hilir dengan melibatkan stakeholders terkait serta berorientasi bisnis sehingga penyusunan bussiness plan untuk keberlanjutan kegiatan tersebut agar mandiri dan berlanjut dan tidak bersifat cost center menjadi sangat penting.

Untuk itu, perlunya dipikirkan aspek sustainability (keberlanjutan) program tersebut dan agar TTP yang dibangun tersebut ke depan dapat mandiri dan tidak bersifat cost center, mengingat keterlibatan dan dana pembangunan TTP oleh Kementan (melalui Balitbangtan) yang dianggarkan untuk 3 tahun dapat disebut sebagai inisiasi awal, sedangkan keberlanjutannya merupakan tanggungjawab Pemda dan masyarakat serta stakeholder terkait yang terlibat. Oleh karena itu pelibatan sektor swasta dari awal untuk terlibat dalam program tersebut baik untuk aspek investasi, perluasan skala usaha serta komitmen Pemda untuk kesinambungan kegiatan di masing-masing TTP menjadi sangat penting.

TTP yang baru saja di resmikan di Desa Windujaya Sedong Kabupaten Cirebon, merupakan salah satu dari 22 Taman Sains dan Teknologi Pertanian yang dibangun Kementerian Pertanian melalui Balitbang Pertanian. Pada acara tersebut hadiri Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Ir. Herman Khaeron, MSi., dan Bupati Cirebon Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, MM., MSi. Dalam rencana pembangunan jangka panjang dan menengah nasional 2015-2019, akan dibangun 100 Science and Techno Park (STP) atau TTP di tingkat Provinsi, dan TTP Sedong merupakan satu dari 16 TTP yang telah dibangun di tingkat kabupaten.

Sarana dan Prasarana

Sebagai pusat kegiatan di TTP Sedong, telah dibangun sarana dan prasarana pelatihan dan show window inovasi pertanian yang berada di blok Kalampayan Desa Windujaya, Kecamatan Sedong. Sedangkan sarana dan prasarana  telah disiapkan seperti ruang serba guna, kantor pengelola, gedung alsin, gedung pakan, gedung pengolahan, gedung rice milling unit, dan kandang ternak kambing dan domba. Selaras dengan komoditas strategis Cirebon seperti gedong gincu turut dikembangkan, mengingat komoditas tersebut sampai ekspor.

Salah satu target utama TTP Sedong menurut Kepala Badan Litbang Pertanian Dr. Ir. Muhammad Syakir, untuk menguatkan peran Kabupaten Cirebon khususnya Kecamatan Sedong dapat menghasilkan mangga gedong gincu kualitas ekspor yang berkelanjutan dan mensejahterakan petani selain komoditas lainnya seperti padi dan ternak domba. “Gelar Teknologi TTP ini merupakan salah satu kegiatan yang di koordinasi oleh Balitbangtan sebagai wahana lembaga peneliti dan pengembangan baik Balai-Balai Penelitian atau inovasinya kepada masyarakat khususnya petani. Dengan demikian hasil penelitian tersebut dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas Kabalitbang.

Menurutnya, Taman Teknologi Pertanian (TTP) Sedong merupakan salah satu dari 22 Taman Sains dan Teknologi Pertanian yang dibangun oleh Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian pada tahun 2015 untuk mewujudkan  salah satu Nawacita Bapak Presiden Joko Widodo.  Permbangunan TTP ini untuk memperderas penyampaian inovasi teknologi kepada masyarakat. Ini sangat penting karena  tanpa penerapan teknologi produk  pertanian akan sulit bersaing.

Target utama TTP Sedong sebagai daya ungkit ekonomi dari usaha tani melalui penerapan teknologi di lokasi usaha tani petani. Teknologi yang dipamerkan dan didemokan pada gelar teknologi meliputi bibit unggul,  teknologi budidaya, teknologi pengolahan hasil pertanian, teknologi kesehatan hewan dan alat mesin pertanian dapat menjadi masukan bagi Pemda, penyuluh, dan petani untuk dapat diterapkan di wilayahnya masing-masing di Kabupaten Cirebon khususnya.

Balitbangtan merupakan instansi yang mempunyai fungsi utama menghasilkan teknologi pertanian. Dengan demikian, hilirisasi teknologi kepada masyarakat pengguna merupakan suatu keharusan karena pada hakekatnya penelitian yang dilakukan harus bermuara pada  pengguna. TTP Sedong diharapkan menjadi wahana bagi para peneliti dan penyuluh tidak saja dari Balitbangtan namun juga dari Universitas atau Perguruan Tinggi untuk   penerapan teknologi di satu kawasan dalam skala luas bukan hanya skala laboratorium.   

Peneliti dan Penyuluh perlu terus melakukan kajian terhadap kendala yang dihadapi oleh masyarakat dalam meningkatkan kualitas produksi dan produktivitas usaha tani. Saat ini yang diperlukan adalah kerja nyata dan sinergi bagi semua komponen pelaksana pembangunan TTP, baik pemerintah pusat, pemda, masyarakat, lingkungan akademisi, maupun bisnis.

Apresiasi

Bupati Cirebon Drs. H. Sunjaya Purwadisastra, MM., MSi menyampaikan apresiasinya kepada Komisi IV DPR RI dan Kementerian Pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian yang telah mengalokasikan pembangunan TTP di Sedong-Cirebon dan Pemda Cirebon siap mensukseskan program tersebut.  Lebih lanjut beliau berpesan bahwa melalui TTP ini disa dikembangkan potensi-potensi komoditas di cirebon yang berbasis teknologi

Menurut Sunjaya, tanggungjawab pembangunan TTP Sedong saat ini masih di pusat. Tapi tahun depan sudah di Pemda sebagai penanggungjawab. Pada peresmian TTP tersebut juga dilakukan penanaman pohon mangga gedong  gincu bersama Muhamad Syakir, Herman Khaeron, dan Sunjaya, selain itu juga diberikan kambing, pohon mangga gedong  gincu dan benih padi secara simbolis kepada masyarakat Desa Windujaya Kecamatan Sedong.

Herman Khaeron menyampaikan komitmennya dalam memajukan pertanian di Indonesia khususnya di Kabupaten Cirebon.  Untuk itu Balitbangtan didorong untuk mengembangkan ruang geraknya dalam menyebarluaskan teknologi pertanian melalui taman teknologi pertanian. Komisi IV DPR RI sangat mendukung selama program ini pro untuk kemaslahatan rakyat. Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadisastera MM, Msi bahwa TTP adalah salah satu program unggulan pemerintah pusat di Indonesia. Ia merasa bangga Kabupaten Cirebon dipilih menjadi salah satu wilayah yang dijadikan program TTP tersebut. “Meski TTP hanya berada di Kecamatan Sedong, namun ini adalah barometer untuk kecamatan lain. Kedepan pembangunan TTP ini akan terus dilanjutkan. Lewat dinas terkait dan OPD lainnya harus terintegrasi dalam hal melakukan pemanfaatan dan kegiatan TTP ini,” ujarnya. SY