Pertanian Tidak Berhenti, Penyuluh dan Petani Simpang Limbur Terus Tingkatkan Produksi Pangan

udin abay | Selasa, 14 April 2020 , 08:17:00 WIB

Swadayaonline.com - Sektor Pertanian adalah sector penyangga stabilitas Negara yang tidak boleh berhenti walaupun di tengah kondisi covid19. Covid 19, sebuah virus yang mengubah sendi-sendi kehidupan manusia dalam waktu singkat, mengurangi keluar rumah/ berdiam rumah, mengurangi pertemuan kelompok, tidak berjabat tangan dan yang paling penting adalah menerapkan Pola Hidup Sehat.

Sesuai arahan Mentan SYL, pangan merupakan kebutuhan dasar manusia yang tidak boleh tertunda apalagi berhenti. Begitu pula kegiatan olah tanah, olah tanam hingga panen padi oleh petani harus tetap berlangsung  di tengah pandemi global Covid-19.

Kepala Badan Prof. Dedi Nursyamsi menegaskan bahwa tugas pertanian di saat pandemi harus lebih giat lagi dan tetap produktif. Dimana para penyuluh tetap harus aktif dan produktif mendampingi petani agar proses budidaya di lahan masing-masing panen dan pemrosesannya berjalan dengan baik, jangan sampai ada pangan yang tertahan. 

Bapeltan jambi dibawah UPT Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP) yang memiliki  wilayah kerja yang luas  mencakup 6 provinsi mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, Sumatera Barat dan Jambi, baik dalam kegiatan pelatihan  maupun konstratani  terus melakukan melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap daerah binaannya  di Jambi seperti kerinci, sungai penuh dan merangin untuk  menjaga ketersediaan pangan selama pandemic covid -19 ini berlangsung.

Kabupaten Merangin, merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jambi yang menjadi wilayah kerja Bapeltan Jambi yang juga waspada dengan penyebaran Covid-19, sehingga kewaspadaanpun harus ditingkatkan. 
Namun  dikondisi sulit seperti ini, penyuluh pertanian tidak melupakan tugas pokok dan fungsi sebagai penyuluh lapangan. Pelaksanaan  kunjungan dan penyuluhan  petani tetap dilaksanakan. Sesuai arahan Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Prof.

Dedy Nursyamsi,  bahwa dalam masa pandemic Covid-19 ini, pertanian dan penyuluhan tidak boleh berhenti.
Begitu pula yang dilakukan PPL Pamenang Barat melakukan kunjugan serta kegiatan penyuluhan ke kelompok Tani Karya muda  yang diketuai oleh Bapak Sutiman. 

Iput Kurniawan Selaku Koordinator BPP Pamenang Barat mejelaskan bahwa kelompok tani Karya Muda Desa Simpang Limbur Kecamatan Pamenang Barat  ini, fokus Pada Tanaman Sayuran Baik tanaman sayuran daun dan Buah Seperti Kacang panjang, Terong, kangkung, Ketimun, Pare dan Gambas.

Sugeng Ari wibowo selaku penyuluh lapangan juga menambahkan  tidak perlu khwatir walaupun  dalam condisi pandemic covid 19, bahwa kelompok tani Desa Simpang Limbur masih tetap melakukan tanam dan Panen, sehingga ketersediaan pangan dan sayuran tetap terjaga Ungkapnya

Sutiman ketua tani  menambahkan bahwa petani tetap berkerja seperti biasa dan tetap semangat dalam melakukan usaha tani.  walau tengah dilanda virus Covid-19, para petani di Desa Simpang  Limbur Merangin tetap semangat bekerja di lahan pertanian mereka. Dengan adanya wabah ini tidak menjadikan halangan bagi mereka untuk melakukan aktivitas bertani., Insyallah untuk memenuhi kebutuhan sayuran dimerangin cukup  dari Desa Simpang Limbur ini, Jelasnya. SY/FDN/BPPJ