Upaya Sukseskan Genta Organik, Solusi Atasi Kelangkaan Pupuk di Blitar
udin abay | Senin, 17 April 2023 , 18:51:00 WIB
Swadayaonline.com - Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo menjelaskan, salah satu faktor yang mempengaruhi tingkat produktivitas hasil pertanian di Indonesia adalah ketersediaan dan kecukupan pupuk anorganik. Akan tetapi, sampai saat ini, untuk memenuhi ketersediaan dan kecukupan pupuk organik sangat sulit dan mahal karena beberapa bahan bakunya masih tergantung impor dari negara lain.
Oleh karena itu, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Dedi Nursyamsi, mengatakan, dengan adanya program Gerakan Tani Pro Organik (Genta Organik) adalah suatu gerakan pertanian pro organik yang mendorong pemanfaatan pupuk organik, pupuk hayati, dan pembenah tanah sebagai solusi terhadap masalah pupuk mahal, guna mendorong petani memproduksinya secara mandiri. Selain juga untuk meningkatkan produksi pertanian, mengurangi penggunaan pupuk anorganik tentunya juga untuk menjaga kelestarian lingkungan.
“Genta Organik bukan berarti mengharamkan pupuk kimia. Jadi, di dalam Genta Organik untuk mengatasi pupuk mahal di dalamanya ada pupuk organik, pupuk hanyati, pembenah tanah dan pemupukan yang berimbang,” kata Dedi.
Salah satu implementasi kegiatan ini adalah dilakukannya kegiatan Pelatihan Pembuatan Pupuk Organik di Kabupaten Blitar, kerjasama antara Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Blitar dengan Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Ketindan. Pelatihan diselenggarakan Desa Tepas, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar.
Peserta pelatihan adalah petani, kelompok wanita tani (KWT), anggota kelompok tani dan gabungan kelompok tani sebanyak 40 orang. Tujuan pelatihan ini adalah untuk membekali para petani dalam rangka meningkatkan kompetensinya di bidang budidaya tanaman dan pembuatan pupuk organik secara umum yang terdiri dari pengenalan mikroorganisme lokal (MOL), proses pembuatan pupuk organik cair dan padat, serta teknik aplikasi pupuk organik.
Dengan adanya pengembangan pupuk organik ini diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan dan wawasan petani sehingga pupuk organik dapat dijadikan sebagai alternatif dalam penggunaan pupuk kimia sintetis yang mulai terbatas dan lebih bersifat aman dan ramah lingkungan sehingga kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan berdaya saing dan dapat diminati oleh pasar baik untuk pemenuhan kebutuhan lokal maupun ekspor. DM/JNW
